kedudukan orang yang berilmu

29votes, 77 comments. Ulama jaman dahulu itu membuat persatuan, sekarang malah gontok gontokan. jaman dulu ulama itu ilmu tinggi namun prakteknya & Sampaidi sini kita pahami bahwa kedudukan orang yang berilmu sangatlah mulia, kemuliaan tersebut tidak hanya mereka dapatkan ketika di dunia tatapi juga di akhirat, tetapi dengan catatan mereka mengaplikasikan ilmunya. Al-Syaukani menjelaskan, ayat ini secara umum untuk setiap orang beriman dan orang yang berilmu agama, tidak ada pengkhususan Kedudukanorang berilmu yaitu : 1. Terbebas dari kebinasaan. 2. Diangkat derajatnya. 3. Memperoleh kebahagiaan dunia akhirat. 4. Dijauhkan dari pemimpin yang bodoh. Mari kita simak pembahasan berikut. Kedudukanorang yang berilmu, orang yang taat berbeda dengan mereka yang tidak berilmu (bodoh) dan berada dalam kemaksiatan. Ayat di atas menyiratkan bahwa orang yang menghabiskan waktunya untuk berbuat taat kepada Allah dengan berbagai bentuk ketaatann didasarkan pada ilmu tidak sama dengan mereka yang hanya menuruti hawa nafsunya. Selainitu, maksud dari orang-orang yang berilmu adalah mereka yang memanfaatkan serta mengamalkan ilmunya dengan benar. Menurut Abu Hayyan, ayat di atas memberi isyarat, kesempurnaan manusia itu terbatasi hanya pada dua maksud, yakni ilmu dan amal. Jadi, antara ilmu dan perbuatan itu harus sesuai. Sebab, puncaknya ilmu itu adalah amal. Ketika ingin amal yang diperbuat bisa bermanfaat maka, harus disertai dengan ilmu. Online Bekanntschaft Meldet Sich Nicht Mehr. ADA banyak keutamaan orang berilmu yang Allah SWT berikan. karena manusia merupakan makhluk yang istimewa, ia di ciptakan berbeda dengan makhluk lainnya yang ada dibumi. Allah SWT menciptkan manusia dengan memberikannya akal yang sehat. Oleh karena itu Allah mewajibkan bagi setiap manusia yang hidup untuk selalu menuntut ilmu. Sebab Allah berikan beberapa keutamaan orang yang berilmu. Ilmu merupakan pengetahuan atau sebuah kepandaian yang dimiliki oleh manusia, baik mengenai ilmu pengetahuan dunia maupun ilmu pengetahuan akhirat. Menuntut ilmu hukumnya wajib bagi setiap manusia, terutama umat muslim. Seperti yang dijelaskan dalam hadits Rasulullah ﷺ “Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim baik muslimin maupun muslimah.” HR. Ibnu Majah Memiliki ilmu pengetahuan sangatlah penting bagi setiap umat muslim, sebab Allah menjanjikan banyak keutamaan orang berilmu, salah satunya Allah akan mengangkat drajatnya. Ilmu juga merupakan salah satu kunci sukses dalam kehidupan manusia, sebab orang yang tidak memiliki ilmu baik pengetahuan umum maupun agama, maka hidup orang tersebut seperti tanpa arah tujuan dan ia berada dalam kegelapan atau kejahiliyahan. BACA JUGA Keutamaan Mencetak Generasi Rabbani Berikut ada lima keutamaan orang yang berilmu yang perlu diketahui oleh setiap muslim. Keutamaan Orang Berilmu Akan Dimudahkan Jalan Menuju Surga Foto Unsplas Diantara keutamaan orang berilmu yang pertama Allah SWT akan memudahkan ia menuju jalan ke surga. Dalam sebuah hadits Rasulullah ﷺ telah bersabda “Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka Allah SWT akan memudahkannya jalan menuju syurga.” HR. Muslim Penjelasan hadits tersebut bahwa pada dasarnya orang yang berilmu sangatlah penting bagi kehidupan baik dunia maupun akhirat. Allah SWT juga menjanjikan surga bagi orang-orang yang memiliki ilmu, sebab dengan ilmu kita tahu bagaimana cara beribadah yang benar sesuai syariat dan hukum islam. 2 Keutamaan Orang Berilmu Dapat Memiliki Pahala yang Mengalir Foto Unsplash Keutmaan orang berilmu selanjutnya ia akan mendapatkan pahala yang terus mengalir tanpa henti. Seperti dalam hadits, Rasulullah ﷺ telah bersabda “Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya, kecuali tiga hal. Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang shaleh atau shalehah.” HR. Muslim Maksudnya, Allah SWT akan memudahkan jalan menuju surga bagi orang-orang yang memberikan ilmu kebaikan kepada orang lain. Kelak ilmu tersebut akan memberikan pahala yang terus mengalir kepada seseorang yang sudah mengajarkanya meski ia sudah meninggal dunia. 3 Keutamaan Orang Berilmu Selalu Takut Kepada Allah SWT Foto Unsplash Keutamaan orang berilmu selanjutnya telah dijelaskan dalam Alquran surat Fatir ayat 28. “dan demikian pula diantara manusia, makhluk bergerak yang bernyawa, dan hewan-hewan ternak ada yang bermacam-macam warnanya dan jenisnya. Di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah ulama. Sungguh, Allah SWT Maha perkasa, Maha pengampun.” BACA JUGA 5 Kedudukan Seorang Guru Menurut Islam Penjelasan ayat diatas ialah orang-orang yang berilmu akan senantiasa takut melakukan hal perbuatan yang mengandung dosa. Dengan ilmu pula seseorang akan lebih paham bagaiaman hidup di dunia ini diciptakan dan mendalami sebuah pengetahuan yang berkaitan dengan kekuasaan Allah SWT sebagai sang Maha pencipta seluruh alam. 4 Keutamaan Orang Berilmu Diangkat Drajatnya oleh Allah SWT Foto usplash Orang yang memiliki ilmu memiliki keutamaan akan tinggi drajatnya baik di mata masyarakat maupun di mata Allah SWT. Allah SWT telah berfirman “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “ Berilah kelapangan di dalam mejlis-mejlis,” maka berdirilah, niscaya Allah SWT akan mengangkat drajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa drajat. Dan Allah SWT Maha mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan,” QS. Al-Mujadalah 58 Dalam penggalan ayat tersebut telah dijelaskan bahwasanya Allah menjanjikan kepada hambanya yang berilmu bukan hanya masuk surga melainkan ia juga akan di tinggikan drajatnya baik dihadapan Allah maupun di hadapan manusia lainya. 5 Keutamaan Orang Berilmu Diberikan Kebaikan dan Karunia Allah SWT Foto Unsplash Keutamaan orang berilmu lainya ia akan senantiasa diberikan kebaikan-kebaikan dan karunia oleh Allah SWT, seperti dalam hadits dikatakan “Barang siapa yang Allah kehendaki mendapatkan ssemua kebaikan, Niscaya Allah akan memahamkan dia tentang ilmu agama.” HR. Bukhari Muslim Dan dalam firman Allah SWT “Allah berikan Al-Hikmah Ilmu pengetahuan, hukum, filsafat, dan kearifan kepada siapa saja yang dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugrahi Al-Hikmah itu, sungguh ia telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang barakallah yang dapat mengambil pelajaran berdzikir dari firman-firman Allah.” QS. Al-Baqarah 269 [] SUMBER Orang yang berilmu mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah SWT. Ilustrasi menimba ilmu agama — Pernahkah Anda mendengar bahwa orang yang berilmu atau ulama lebih utama dibandingkan ahli ibadah yang tak berilmu? Allah SWT dalam firman-Nya, mengangkat derajat orang-orang yang mempunyai ilmu. Hal ini sebagaimana penegasan surat Al Mujadilah ayat 11 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Mahamengetahui apa yang kamu kerjakan..” Sementara itu, dalam Sunan Ad Darimi, diriwayatkan sejumlah hadits terkait dengan keutamaan orang-orang yang berilmu. Di antaranya adalah sebagai berikut Pertama, keutamaan orang berilmu seperti keutamaan Rasulullah SAW dalam konteks transfer ilmu. حَدَّثَنَا مَكْحُولٌ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضْلُ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِي عَلَى أَدْنَاكُمْ ثُمَّ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ { إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ } إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ سَمَاوَاتِهِ وَأَرَضِيهِ وَالنُّونَ فِي الْبَحْرِ يُصَلُّونَ عَلَى الَّذِينَ يُعَلِّمُونَ النَّاسَ الْخَيْرَ Makhul berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Keutamaan seorang yang berilmu dari seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas orang-orang yang paling rendah diantara kalian, kemudian beliau membaca surat Fathir ayat 28, "innama yakhsyallaha min 'ibadihil 'ulama`" bahwa yang takut kepada Allah dari hamba-hambaNya adalah para ulama. Sesungguhnya Allah, para malaikat, penduduk langit dan bumi, serta ikan di lautan selalu bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia'." Baca juga Terpikat Sholat Menjadi Alasan Mualaf Sari Sukma Masuk Islam BACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini Menuntut Ilmu merupakan salah satu upaya manusia untuk menambah ilmu pengetahuan. Dalam agama Islam, belajar atau mencari ilmu hukumnya wajib bagi setiap umat Islam. Menuntut ilmu bernilai ibadah bila diniatkan dan lakukan dengan benar sesuai syari’at Islam, sehingga tidak salah orang berilmu akan memiliki keutamaan dan kemuliaan yang begitu banyaknya. Dengan ilmu juga seseorang akan bisa melakukan segala sesuatu hal dengan mudah. Misalnya ibadah, seseorang tidak akan merasa bingung dengan cara beribadah jika ia mengetahui ilmunya, begitupun hal nya dengan melakukan pekerjaan lain. Berikut keutamaan-keutamaan orang yang berilmu Menurut Islam dan dalilnya Pertama, Orang berilmu akan dimudahkan jalan menuju surga. Dalam sebuah hadits, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda “Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka akan Allah mudahkan jalannya menuju surga.” HR. Muslim Penjelasan dari hadits tersebut adalah bahwa orang-orang Islam yang berilmu akan dimudahkan oleh Allah dalam menuju surga dikarenakan dengan Ilmunya. Hadits tersebut dapat kita lihat, bahwa ilmu sangatlah penting bagi umat muslim dan memiliki manfaat dalam kehidupan dunia juga akhirat. Kedua, Orang berilmu akan memiliki pahala yang mengalir. Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam bersabda “Jika seseorang meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya, kecuali tiga hal. Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan do’a anak yang sholeh atau sholehah.” HR. Muslim Ilmu yang mengandung kebaikan yang diajarkan oleh seseorang kepada orang lain, kelak ilmu itu akan mengalirkan pahala kepada orang yang mengajarkan meskipun ia sudah meninggal dunia. Ketiga, Diangkat derajatnya oleh Allah Ta’ala. Allah mengangkat derajat orang-orang yang berilmu, sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an, يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ “Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” QS. Al-Mujadilah 11. Keempat, Orang yang berilmu berbeda dengan orang yang tidak berilmu. Dalam surat Az-zumar ayat 9 Allah berfirman اَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ اٰنَاۤءَ الَّيْلِ سَاجِدًا وَّقَاۤىِٕمًا يَّحْذَرُ الْاٰخِرَةَ وَيَرْجُوْا رَحْمَةَ رَبِّهٖۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِى الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ ۗ اِنَّمَا يَتَذَكَّرُ اُولُوا الْاَلْبَابِ ࣖ “Apakah kamu orang musyrik yang lebih beruntung ataukah orang yang beribadah pada waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada azab akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah, “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sebenarnya hanya orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.” Dari beberapa keutamaan diatas dapat disimpulkan bahwa Islam menempatkan orang-orang berilmu dalam posisi yang tinggi, tentunya bagi mereka yang memanfaatkan ilmunya untuk hal yang baik, dan Islam menyuruh umatnya untuk menuntut ilmu untuk semakin tahu dan taat kepada Allah Ta’ala. Wallahu a’lam bishowab. Shabirin - Dalil menuntut ilmu yang sering disampaikan adalah, orang yang menuntut ilmu sama besar pahalanya dengan orang yang sedang jihad fii sabilillah berjuang di jalan Allah.Dalam agama Islam, derajat orang-orang yang berilmu lebih tinggi dibanding orang yang tak berilmu. Bahkan ayat pertama yang turun kepada Nabi Muhammad Sallahu alaihi wassalam adalah Iqro’ atau artinya bacalah’.Islam juga mengajarkan Menuntut ilmu itu dimulai sejak lahir hingga ke liang lahat’. Ada ungkapan Arab yang menyebut Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina’.Manusia sebagai khalifah di muka bumi, kita membutuhkan ilmu untuk menegakkan syariat Allah Subhanahu wata’ala. Demikian juga sebagai hamba, membutuhkan ilmu memadai agar bisa jadi hamba abid yang bisa menjadi khalifah tanpa ilmu pengetahuan yang cukup untuk mengelola dan merekayasa kehidupan di bumi ini sehingga bisa melaksanakan hukum-hukum Allah. Hukum Menuntut Ilmu dalam Agama Islam Berikut ini hukum menuntut ilmu-ilmu wajib seperti dilansir laman berikut ini Fardu kifayah Hukum fardu kifayah berlaku bagi ilmu yang harus ada di kalangan umat Islam, agar tidak hanya kaum di luar Islam yang menguasai ilmu ilmu kedokteran, perindustrian, ilmu falaq, ilmu komunikasi, ilmu bahasa, ilmu komputer, ilmu nuklir, dan lainnya. Fardu Ain Hukum tersebut berlaku jika ilmu yang dimaksud tidak boleh ditinggalkan oleh umat Islam dalam segala situasi dan ilmu agama Islam, ilmu mengenal Allah Subhanahu wata’ala dengan segala sifat-Nya, ilmu tata cara beribadah, dan yang terkait dengan kewajiban sebagai muslim. Dalil Menuntut Ilmu dalam Ayat-Ayat Al Quran Dalil menuntut ilmu dalam agama Islam tertera dalam banyak ayat Al-Quran, di antaranya adalah sebagai QS. Al-Mujadalah Ayat 11يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌBacaan latinnya "Yā ayyuhallażīna āmanū iżā qīla lakum tafassaḥụ fil-majālisi fafsaḥụ yafsaḥillāhu lakum, wa iżā qīlansyuzụ fansyuzụ yarfa'illāhullażīna āmanụ mingkum wallażīna ụtul-'ilma darajāt, wallāhu bimā ta'malụna khabīr"Artinya "Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu 'Berlapang-lapanglah dalam majelis', lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan 'Berdirilah kamu', berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan," QS. Al-Mujadalah [58] 11.2. QS. Shad Ayat 29كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِBacaan latinnya "Kitābun anzalnāhu ilaika mubārakul liyaddabbarū āyātihī wa liyatażakkara ulul-albāb"Artinya "Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran," QS. Shad [38] 29.3. QS. At-Taubah Ayat 122وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً ۚ فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَBacaan latinnya "Wa mā kānal-mu`minụna liyanfirụ kāffah, falau lā nafara ming kulli firqatim min-hum ṭā`ifatul liyatafaqqahụ fid-dīni wa liyunżirụ qaumahum iżā raja'ū ilaihim la'allahum yaḥżaruun"Artinya "Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya ke medan perang. Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya," QS. At-Taubah [9] 122. Keutamaan Orang yang Menuntut Ilmu Diberi derajat yang lebih tinggiDalilnya “Dan Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” al- Mujadillah/5811Diberikan pahala yang besar di hari kiamat nantiDalilnya Dari Anas bin Malik ra. Rasulullah saw. bersabda, “Penuntut ilmu adalah penuntut rahmat, dan penuntut ilmu adalah pilar Islam dan akan diberikan pahalanya bersama para nabi.” ad-Dailami.Merupakan sedekah yang paling utamaDalilnya Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah jika seorang muslim mempelajari ilmu dan mengajarkannya kepada saudaranya sesama muslim.” Ibnu Majah.Lebih utama daripada seorang ahli ibadahDalilnya Dari Ali bin Abi Talib ra. Rasulullah saw. bersabda, “Seorang alim yang dapat mengambil manfaat dari ilmunya, lebih baik dari seribu orang ahli ibadah.” ad-Dailami.Lebih utama dari śalat seribu raka’atDalilnya Dari Abu Zarr, Rasulullah saw. bersabda, “Wahai Aba Zarr, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu daripada śalat sunnah seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada śalat seribu rakaat.” Ibnu Majah.Diberikan pahala seperti pahala orang yang sedang berjihad di jalan AllahDalilnya Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw. bersabda, “Bepergian ketika pagi dan sore guna menuntut ilmu adalah lebih utama daripada berjihad fi sabilillah.” ad-Dailami.Mendapat naungan malaikat pembawa rahmat dan dimudahkan menuju surgaDalilnya Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda,“Tidaklah sekumpulan orang yang berkumpul di suatu rumah dari rumah-rumah masjid Allah Azza wa Jalla, mereka mempelajari kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, melainkan malaikat mengelilingi dan menyelubungi mereka dengan rahmat, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya. Dan tidaklah seorang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu melainkan Allah memudahkan jalan baginya menuju surga,” HR. Muslim dan Ahmad.Dalil kewajiban seorang muslim menuntut ilmu, sehingga tidak semua wajib berjihad, ada pada surah at-Taubah 9122 yang artinya“Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi ke medan perang. Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.” - Pendidikan Penulis Yulaika RamadhaniEditor Addi M Idhom JawabanIlmu adalah suatu hal yg sangat mulia. Karena dgn ilmu derajat kita ditinggikan, dan dgn ilmu juga kita mengetahui mana yg benar dan mana yg batil, dan yg paling mulia dari itu semua adalah Allah mudah kan kita untuk masuk kedalam surga nya sebagaimana Rasulullah bersabdaمن سلك طريقا يلتمس فيه علما سهلا الله له به طريقا الى الجنةyg artinya Barangsiapa yg menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah mudahkan bagiannya jalan menuju tentang kedudukan seorang yg berilmu, tentu sangatlah mulia karena ia dgn ilmu tersebut yg telah Allah karuniai, memberi pengarahan Kpd manusia untuk menempuh jalan yg lurus dan menjauhi keburukan dalam agama Islam yg ber'akidah singkat. Semoga membantu.

kedudukan orang yang berilmu